📌 Project: Ceph Ansible Automation
Saya mengembangkan automation project menggunakan Ansible untuk membangun cluster Ceph secara end-to-end. Proyek ini dirancang agar proses instalasi dan konfigurasi Ceph yang biasanya kompleks dapat dilakukan secara otomatis, cepat, dan konsisten.
🎯 Tujuan Proyek
Menyediakan solusi Infrastructure as Code (IaC) untuk deployment Ceph.
Mempermudah provisioning Ceph MON, MGR, OSD, RGW (S3 Gateway) secara otomatis.
Mengintegrasikan HAProxy sebagai load balancer untuk high availability endpoint.
Memastikan konfigurasi cluster lebih terstruktur dan repeatable.
🔧 Lingkup & Teknologi
Ansible → Automasi instalasi & konfigurasi.
Cephadm (Ceph v19.2.3) → Manajemen cluster Ceph modern.
HAProxy → Load balancing untuk RGW.
Podman → Container runtime Ceph.
Chrony → Sinkronisasi waktu antar node.
AWS CLI → Uji koneksi object storage S3.
🚀 Fitur Utama
Setup otomatis paket dasar (curl, jq, lvm2, chrony, ceph-common, dll).
Bootstrap cluster Ceph dengan user dan dashboard otomatis.
Deployment MON, MGR, dan OSD di seluruh node.
Konfigurasi Rados Gateway (RGW) sebagai S3-compatible object storage.
Setup HAProxy agar RGW bisa diakses dengan single endpoint.
Dokumentasi lengkap beserta struktur Ansible roles.
💡 Value Added
Proyek ini menunjukkan kemampuan saya dalam:
Infrastructure Automation dengan Ansible.
High Availability Storage deployment menggunakan Ceph.
Menyusun playbook modular (roles) agar mudah di-maintain.
Menyediakan dokumentasi profesional agar mudah dipahami oleh pemula maupun tim DevOps.
✨ Dengan project ini, saya ingin menampilkan skill dalam DevOps, Automation, dan Distributed Storage System, yang relevan untuk membangun solusi enterprise-grade storage dengan pendekatan Infrastructure as Code (IaC).